Minggu, 08 Juli 2012

PERINTAH MEMBUNUH ORANG KAFIR DALAM AL- QURAN


PERINTAH MEMBUNUH ORANG KAFIR DALAM AL- QURAN



Dan Bunuhlah dimana saja kamu jumpai mereka, dan usirlah mereka dari tempat mereka telah mengusir kamu. Dan fitnah itu lebih besar dari pembunuhan. (QS : Al baqoroh 191 )

Penggalan ayat al quran diatas merupakan ayat favorit bagi kaum yg membenci umat islam, untuk mengatakan bahwa islam adalah agama terror, sampai –sampai ada gerakan untuk membakar al quran secara masal. Dan mengatakan al quran adalah ayat2 setan. Sama seperti umatnya.

Itulah yg terjadi jika kita hanya memandang islam dari segi negatif dan menurut berita2 yg tersiar hanya dari satu pihak.

Jika kita mau sesaat saja membuang kebencian dan berkata dalam hati. “ apa memang benar demikian ?“. Bukalah Al Quran untuk membuktikanya.

“ Dan perangilah di jalan Allah orang – orang yg memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas, karena Allah tidak menyukai orang2 yg melampaui batas. “(QS : Al – baqoroh 190 )

Dan Bunuhlah dimana saja kamu jumpai mereka, dan usirlah mereka dari tempat mereka telah mengusir kamu. Dan fitnah itu lebih besar dari pembunuhan. (QS : Al baqoroh 191 )

Memang benar umat muslim diperintahkan membunuh, tetapi yg dibunuh hanyalah orang – orang yg akan membunuh dan menebar fitnah. Adapun orang – orang kafir diluar Islam yg tidak memusuhi dan hidup berdampingan saling menghargai bukan termasuk kategori untuk dibunuh.

Pihak2 yg memfitnah , mengacaukan kedaulatan, mengambil sumber daya alam Negara lain seperti Invasi Amerika terhadap Irak yg bukan hanya menampar pipi kiri. Terhadap mereka apakah juga harus kita berikan  pipi kanan  untuk ditampar ?

Jika konsep ditampar pipi kiri, berikan pipi kanan diterapkan. Untuk apa tuhan repot2 menciptakan Neraka sebagai ancaman perbuatan jahat. Jika setiap perbuatan jahat tidak dibalas dan akan dimaafkan dan ujung2nya ke Syurga juga.

Yg lebih diterima akal adalah “ setiap kesalahan layak diampuni dengan persyaratan “ tidak akan mengulanginya lagi dan bersungguh – sungguh “.

Adam dan hawa melakukan kesalahan /dosa  sewaktu di syurga, kemudian memohon pengampunan,  tuhan mengampuni seketika itu juga kesalahan mereka  dengan syarat  turun ke dunia dan tidak akan membangkang lagi sampai batas hari kiamat yg ditentukan oleh tuhan sendiri.

Adapun Adam dan Hawa yg sekarang jumlahnya milyaran akan kembali ke syurga jika benar2 taat dan bersungguh - sungguh. Dan sebaliknya,

 Neraka tempat yg pantas bagi Adam dan hawa yg merasa akan diberi pipi kanan bila tadinya telah menampar pipi kiri tuhan.




******    jgn dihiraukan tulisan ini jika akal anda mengatakan sebaliknya    *******

18 komentar:

  1. selamat sore saya hanya ingin bertanya dan tidak ada maksud apa apa , saya orang kristen dan saya sedang mempelajari islam namun saya masih rancu dengan dua ayat ini bisa di jelaskan ?
    saya mendapat ayat ini di sebuah website muslim jika ada salah tolong jelaskan

    Kelak akan Aku jatuhkan rasa KETAKUTAN ke dalam hati orang-orang kafir, maka PENGGALLAH KEPALA orang kafir dan PANCUNGLAH tiap-tiap ujung jari orang kafir. (QS.8:12)

    Hai orang-orang yang beriman, PERANGILAH orang-orang kafir yang di sekitar kamu itu, dan hendaklah mereka menemui KEKERASAN daripadamu. (QS.9:123)

    BUNUHLAH orang-orang kafir itu di mana saja kamu jumpai mereka. (QS.9:5)

    PERANGILAH kafir, niscaya Allah akan MENYIKSA kafir dengan (perantaraan) tangan-tanganmu dan Allah akan MENGHINAKAN kafir dan menolong kamu terhadap mereka, serta melegakan hati orang-orang yang beriman. (QS.9:14)


    Lalu

    “Barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan dimuka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. Dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya. Dan sesungguhnya telah datang kepada mereka rasul-rasul Kami dengan (membawa) keterangan-keterangan yang jelas, kemudian banyak diantara mereka sesudah itu. sungguh-sungguh melampaui batas dalam berbuat kerusakan dimuka bumi”. (QS. al-Maa’idah : 32)

    pertanyaan saya apakah membunuh manusia itu boleh atau tidak tanpa dilihat dari sisi agama , kafir atau tidak ? terima kasih salam damai

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kembali pada ayat 191 surat Al-Baqarah tadi, jika ayat tersebut difahami bulat-bulat secara harfiah atau sesuai dengan terjemahan alih bahasanya saja, maka sejak Islam diturunkan, utamanya sejak ayat tersebut diturunkan hingga saat ini dunia akan lebih kacau dan anarkis dari pada yang terjadi sekarang, bahkan bukan tidak mungkin kita tidak lagi dapat menjumpai orang dengan agama selain Islam karena semua sudah ditumpas atau malah kita yang sudah tidak ada karena sudah dihabisi.

      Ada tiga ayat yang saling berkaitan dengan ayat 191 surat Al-Baqarah tersebut, yakni ayat 190, 191, 192, dan 193, berikut ini selengkapnya:

      190. Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.
      191. Dan bunuhlah mereka di mana saja kamu jumpai mereka, dan usirlah mereka dari tempat mereka telah mengusir kamu (Mekah); Dan fitnah itu lebih besar bahayanya dari pembunuhan. Dan janganlah kamu memerangi mereka di Masjidil Haram, hingga mereka memerangi kamu di tempat itu. Jika mereka memerangi kamu (di tempat itu), maka bunuhlah mereka. Demikanlah Balasan bagi orang-orang kafir.
      192. Kemudian jika mereka berhenti (dari memusuhi dan memerangi kamu), maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
      193. Dan perangilah mereka itu, sehingga tidak ada fitnah lagi, dan (sehingga) ketaatan itu hanya semata-mata untuk Allah. Jika mereka berhenti (dari memusuhi dan memerangi kamu), maka tidak ada permusuhan (lagi), kecuali terhadap orang-orang yang zalim.

      Penjelasan

      Dikemukakan oleh al-Wâhidî dari al-Kilabî dari Abî Shâlih yang bersumber dari ‘Abdullâh bin ‘Abbâs, dia (‘Abdullâh bin ‘Abbâs) berkata: “Ayat (190-193, Surat al-Baqarah) turun mengenai peristiwa perdamaian/perjanjian Hudaibiyah. Pada waktu itu Rasulullah SAW. dan para Sahabat dicegah/dihadang oleh orang-orang Kafir Quraisy saat hendak menuju Baitullah/Ka’bah untuk melakukan ‘umrah, kemudian Rasulullah SAW. mengadakan perdamaian/perjanjian Hudaibiyah dengan orang-orang Kafir Quraisy, isi perdamaiannya (Hudaibiyah) yaitu: menyuruh Rasulullah SAW. (dan para Sahabat) untuk (‘umrah) menuju Baitullah/Ka’bah di tahun selanjutnya/tahun yang akan datang. Pada tahun berikutnya Rasulullah SAW. dan para Sahabat hendak melakukan ‘umrah qadha’ (umrah pengganti tahun sebelumnya yang belum dilakukan karena dicegah oleh orang-orang Kafir Quraisy), akan tetapi para Sahabat takut apabila orang-orang Kafir Quraisy tidak menepati/menghianati perdamaian/perjanjian Hudaibiyah yang telah disepakati bersama antara Rasulullah SAW; para Sahabat dan orang-orang Kafir Quraisy, serta mengusir dan memerangi Rasulullah SAW. dan para Sahabat di Masjidil Haram; Sedangkan para Sahabat membenci memerangi mereka pada bulan Haram. Maka Allah SWT. menurunkan ayat 190-193 surat Al-Baqarah tersebut

      Dari penjelasan diatas, dapat disimpulkan bahwa perintah membunuh orang kafir dalam surat Al-Baqarah ayat 190-193 di atas merupakan perintah untuk membela diri dari serangan orang-orang kafir yang membenci dan memusuhi serta mengancam keamanan orang-orang Muslim. Dan perintah tersebut diturunkan untuk umat pada saat itu yang berada pada masa perang di medan perang, tidak semata-mata perintah untuk umat Islam dimana pun berada meskipun tidak dalam keadaan perang maupun berada di medan perang.

      Sesuai dengan perintah Allah tersebut diatas kita juga diperintahkan untuk tidak berlebihan dalam memerangi orang kafir, dan jika mereka berhenti dari memusuhi kita maka kita juga wajib untuk berhenti memerangi mereka, sesungguhnya Allah Maha Pengampun dan Maha Penyayang.

      Penjelasan di atas Insya Allah dapat mencerahkan kita supaya tidak menelan ayat secara bulat-bulat dari makna harfiahnya saja, sekaligus merupakan bantahan terhadap kaum pembenci Islam yang sering menggunakan potongan ayat ini secara tidak utuh untuk memfitnah Islam.

      Hapus
    2. Kembali pada ayat 191 surat Al-Baqarah tadi, jika ayat tersebut difahami bulat-bulat secara harfiah atau sesuai dengan terjemahan alih bahasanya saja, maka sejak Islam diturunkan, utamanya sejak ayat tersebut diturunkan hingga saat ini dunia akan lebih kacau dan anarkis dari pada yang terjadi sekarang, bahkan bukan tidak mungkin kita tidak lagi dapat menjumpai orang dengan agama selain Islam karena semua sudah ditumpas atau malah kita yang sudah tidak ada karena sudah dihabisi.

      Ada tiga ayat yang saling berkaitan dengan ayat 191 surat Al-Baqarah tersebut, yakni ayat 190, 191, 192, dan 193, berikut ini selengkapnya:

      190. Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.
      191. Dan bunuhlah mereka di mana saja kamu jumpai mereka, dan usirlah mereka dari tempat mereka telah mengusir kamu (Mekah); Dan fitnah itu lebih besar bahayanya dari pembunuhan. Dan janganlah kamu memerangi mereka di Masjidil Haram, hingga mereka memerangi kamu di tempat itu. Jika mereka memerangi kamu (di tempat itu), maka bunuhlah mereka. Demikanlah Balasan bagi orang-orang kafir.
      192. Kemudian jika mereka berhenti (dari memusuhi dan memerangi kamu), maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
      193. Dan perangilah mereka itu, sehingga tidak ada fitnah lagi, dan (sehingga) ketaatan itu hanya semata-mata untuk Allah. Jika mereka berhenti (dari memusuhi dan memerangi kamu), maka tidak ada permusuhan (lagi), kecuali terhadap orang-orang yang zalim.

      Penjelasan

      Dikemukakan oleh al-Wâhidî dari al-Kilabî dari Abî Shâlih yang bersumber dari ‘Abdullâh bin ‘Abbâs, dia (‘Abdullâh bin ‘Abbâs) berkata: “Ayat (190-193, Surat al-Baqarah) turun mengenai peristiwa perdamaian/perjanjian Hudaibiyah. Pada waktu itu Rasulullah SAW. dan para Sahabat dicegah/dihadang oleh orang-orang Kafir Quraisy saat hendak menuju Baitullah/Ka’bah untuk melakukan ‘umrah, kemudian Rasulullah SAW. mengadakan perdamaian/perjanjian Hudaibiyah dengan orang-orang Kafir Quraisy, isi perdamaiannya (Hudaibiyah) yaitu: menyuruh Rasulullah SAW. (dan para Sahabat) untuk (‘umrah) menuju Baitullah/Ka’bah di tahun selanjutnya/tahun yang akan datang. Pada tahun berikutnya Rasulullah SAW. dan para Sahabat hendak melakukan ‘umrah qadha’ (umrah pengganti tahun sebelumnya yang belum dilakukan karena dicegah oleh orang-orang Kafir Quraisy), akan tetapi para Sahabat takut apabila orang-orang Kafir Quraisy tidak menepati/menghianati perdamaian/perjanjian Hudaibiyah yang telah disepakati bersama antara Rasulullah SAW; para Sahabat dan orang-orang Kafir Quraisy, serta mengusir dan memerangi Rasulullah SAW. dan para Sahabat di Masjidil Haram; Sedangkan para Sahabat membenci memerangi mereka pada bulan Haram. Maka Allah SWT. menurunkan ayat 190-193 surat Al-Baqarah tersebut

      Dari penjelasan diatas, dapat disimpulkan bahwa perintah membunuh orang kafir dalam surat Al-Baqarah ayat 190-193 di atas merupakan perintah untuk membela diri dari serangan orang-orang kafir yang membenci dan memusuhi serta mengancam keamanan orang-orang Muslim. Dan perintah tersebut diturunkan untuk umat pada saat itu yang berada pada masa perang di medan perang, tidak semata-mata perintah untuk umat Islam dimana pun berada meskipun tidak dalam keadaan perang maupun berada di medan perang.

      Sesuai dengan perintah Allah tersebut diatas kita juga diperintahkan untuk tidak berlebihan dalam memerangi orang kafir, dan jika mereka berhenti dari memusuhi kita maka kita juga wajib untuk berhenti memerangi mereka, sesungguhnya Allah Maha Pengampun dan Maha Penyayang.

      Penjelasan di atas Insya Allah dapat mencerahkan kita supaya tidak menelan ayat secara bulat-bulat dari makna harfiahnya saja, sekaligus merupakan bantahan terhadap kaum pembenci Islam yang sering menggunakan potongan ayat ini secara tidak utuh untuk memfitnah Islam.

      Hapus
    3. Halloo saudara ku :D

      Izinkan saya membantu menjawab ya..

      Memang tidak sedikit ayat-ayat Al-Quran yang dijadikan 'senjata' untuk membenarkan pendapat-pendapat yang menyimpang dari syariat Islam. Modusnya adalah menafsirkan ayat-ayat tertentu secara sepihak, tanpa mengkaitkannya dengan ayat-ayat lain atau hadits-hadits terkait. Dan tentunya hasil tafsir itu juga berbenturan dengan fatwa-fatwa para ulama fiqih yang muktamad.

      Ayat yang Anda tanyakan memang mengandung lafadz 'kaafaah', yang secara harfiyah memang bermakna semua atau seluruhnya.

      وَقَاتِلُواْ الْمُشْرِكِينَ كَآفَّةً كَمَا يُقَاتِلُونَكُمْ كَآفَّةً
      Dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kamu semuanya. (QS. At-Taubah : 36)

      Bahkan menurut pendukung pendapat ini, sejak turun ayat ini tidak ada lagi pembagian kafir harbi atau kafir dzimmi. Sebab ada lafadz 'kaaffah' di dalam ayat ini, yang artinya adalah semua dan seluruhnya. Maksudnya Allah SWT telah memerintahkan kita umat Islam untuk membunuh semua orang musyrik tanpa membeda-bedakan apakah dia kafir dzimmi atau kafir harbi. Pendeknya, kalau dia bukan muslim maka halal darahnya menurut ayat ini.

      Memang benar bahwa adanya lafadz 'kaaffah' di dalam ayat ini seolah-olah mengisyaratkan untuk membunuh semua orang kafir. Namun menurut Al-Imam Ath-Thabari, ulama terbesar dalam bidang ilmu tafsir, bahwa makna kaaffah itu bukan menunjukkan perintah untuk membunuh seorang orang musyrik.

      Dalam Tafsir Ath-Thabari, beliau rahimahullah menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan 'kaaffah' disini adalah pihak umat Islam dan bukan orang kafir. Maksudnya, dalam memerangi orang kafir, wajiblah semua umat Islam secara keseluruhan (kaaffah) untuk ikut serta. Sebab orang kafir pun secara keseluruhan (kaaffah) juga ikut serta dalam memerangi umat Islam. Jadi maksud ayat ini bukan perintah untuk membunuh semua orang kafir.

      AKAN TETAPI, Semua Umat Islam harus ikut serta dalam memerangi Umat kafir yang Berusaha Memerangi Umat Islam dan mencoba mengusir Umat Islam dari tempat mereka "Mekkah" dll..

      Coba kita pikir, kita "Mempunyai Rumah", Rumah ini telah kita beli dengan susah payah (Pakai keringat dan darah) untuk mengumpulkan dana untuk membeli rumah tsb, untuk tempat berteduh kita dan keluarga (Anak, Istri, Ibu, dan Bapak) kita . . atau, kita menempati rumah "sejarah" peninggalan orang yang terpenting di hidup kita, yang tidak bisa dihargai dengan uang atau apapun.. Lalu, tiba" segerombolan orang mengusir kita dari rumahtersebut secara paksa karena ingin menempati / senang dengan rumah tsb.. How would you feel brother?

      Nah, jawabannya seperti yang dijelaskan oleh wanz kurniawan di atas brother..

      Ada tiga ayat yang saling berkaitan dengan ayat 191 surat Al-Baqarah tersebut, yakni ayat 190, 191, 192, dan 193, berikut ini selengkapnya:

      190. Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.
      191. Dan bunuhlah mereka di mana saja kamu jumpai mereka, dan usirlah mereka dari tempat mereka telah mengusir kamu (Mekah); Dan fitnah itu lebih besar bahayanya dari pembunuhan. Dan janganlah kamu memerangi mereka di Masjidil Haram, hingga mereka memerangi kamu di tempat itu. Jika mereka memerangi kamu (di tempat itu), maka bunuhlah mereka. Demikanlah Balasan bagi orang-orang kafir.
      192. Kemudian jika mereka berhenti (dari memusuhi dan memerangi kamu), maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
      193. Dan perangilah mereka itu, sehingga tidak ada fitnah lagi, dan (sehingga) ketaatan itu hanya semata-mata untuk Allah. Jika mereka berhenti (dari memusuhi dan memerangi kamu), maka tidak ada permusuhan (lagi), kecuali terhadap orang-orang yang zalim.

      Semoga bermanfaat . Makasih :"D

      Hapus
    4. Boleh tanpa melihat agama,,,asal allah swt menghendaki "mungkin di agama anda tuhan bkn allah swt tpi maksud dan tujuan sama"... krn yg kafir blom tentu dri agama lain... sy sbg umat muslim pun trkdg sedih dgn saudaraku yg slah mengartikan tiap ayat dri al-qur'an & al-hadist dan sbnr'a mrk sndri lbih buruk dri umat agama lain bahkan kepercayaan... untuk arti dri surat" di atas bkn itu maksud'a,,,itu hanya inti dan makna'a sesungguh'a tidak sekejam itu...
      Dan mf sesungguh'a islam adalah agama yg cinta damai,,,dan sy pun tw kristen jga bkn agama yg buruk
      Trim's
      Bila anda ingin tw lebih tentang islam sebaik'a bertanyalah pada tokoh islam yg lbih mengerti :) klo bsa secara empat mata,krn klo tdk fokus dlm memahami khawatir salah tafsir dan berujung sprti teroris pemikiran'a...!!! Jdi sblm bljr lbih jauh tentang islam bulatkan hati saudara dlu utk bnr" mendalami islam :) jgn ragu :) tpi apabila sudah byk mengerti dan anda ingin masuk islam "mualaf" sy siap membantu,,,tpi klo cma mo bljr ja jga gpp... islam tak ada paksaan... tpi ingat bljr'a hrus fokus dan niat dri hati bkn krn sesuatu

      Hapus
  2. penjelasannya lengkap dan gampang dimengerti.
    tetapi yg saya jumpai di kehidupan sehari-hari, kenapa umat agama Islam masih saja menjatuhkan dan menyepelekan agama Kristen?
    mulai dari ajaran agamanya, salibnya, sampai Tuhan kami dikatakan ada 3.
    bagi pembenci Kristen juga kata ini dikatakan utk menjatuhkan Kristen.
    dan kenapa juga harus ada di Alquran yg mengatakan bahwa nabi yg disalib itu bukan nabi Isa tp kembaran atau orang yg mirip nabi Isa sndiri, sedangkan nabi Isa menurut Alquran entah dmana.
    pertanyaan saya, apakah ada sejarahnya tertulis demikian?
    atau apakah karena di ayat alquran juga ada dikatakan akan datang seorang nabi padamu untuk mengadili orang yg hidup dan mati. sedangkan nabi yg dimaksud itu kan nabi Isa? karena ayat yg tertulis di alquran inikah sehingga Islam membantah bahwa yg disalib itu adalah nabi Isa?

    BalasHapus
    Balasan
    1. "tetapi yg saya jumpai di kehidupan sehari-hari, kenapa umat agama Islam masih saja menjatuhkan dan menyepelekan agama Kristen?" - Itu bukan Agama nya brother, tetapi Manusia nya,

      Pertanyaan saya: Sewaktu anda kecil dulu, apakah anda menemukan anak" yang mengejek atau bahkan memukuli (anak" yang lainnya) hanya karena mereka tidak senang sama anak tersebut, tanpa ada alasan yang jelas dan tanpa ada dasar pengetahuan apapun. | Nah, yang salah apakah turunan/keluarga/mama/papa nya, meskipun sudah diajarkan hal yang baik kepada anak tersebut .. ataukah anaknya yang emang bandel / belum mengetahui apapun? Siapakah yang salah bro? THINK Brother. Think :"D

      Yang betul, ada sekelompok/segolongan orang2 Nasrani yg menuhankah Yesus juga Maryam. Penyembahan itu terjadi setelah Yesus diwafatkan Allah.QS.5:116-117. Yang perlu anda fahami adalah Agama Nasrani memiliki banyak aliran/golongan. Rasulullah menggambarkan bhw Nasrani terbagi dalam 72 golongan. Dan diantara aliran itu ada yg menyembah hanya pada satu Tuhan yt Bapa, Ada yang juga menuhankan Yesus disamping Tuhan Bapa, Juga ada yg menuhankan Maryam (Ibundanya Yesus), Juga ada yg menyembah Roh Kudus (entah siapa namaNya). Dan ayat2 Al Qur'an turun karena ada sebab sosialnya atau menjadi jawaban atas persoalan sosial saat itu. So, QS.5:116-117 turun dikarenakan ada sekelompok org2 Nasrani yg menyembah Yesus juga ada yg menyembah Maryam.
      Lebih lanjut silahkan baca sejarah Islam atau Tafsir Qur'an yg berkaitan dengan surat itu.

      T: pada kenyataannya. di dalam Alkitab (kitab yg diimani Kristen) malah gak ada tuhan bapak, tuhan anak dan tuhan ibu. yang ada Allah Bapa, Allah Putra dan Allah Roh Kudus( 1 Allah dengan 3 pribadi)
      >>> Coba Baca di QS.5:116 : Di situ Yesus menjawab: ".....Tidaklah pantas bagiku mengatakan apa yg bukan hakku. ..."Selanjutnya di ayat 117 Yesus melanjutkan: " Aku tidak pernah mengatakan kepada mereka kecuali apa yg Engkau perintahkan kepadaku yt :"Sembahlah Allah, Tuhanku dan Tuhanmu"......"
      So, Coba anda buka Semua INJIL dari pasal 1 hingga pasal terakhir, anda tidak akan menemukan satu ayat pun ttg keTuhan yesus dan Ibunya. Kenapa, Karena itu perbuatan syirik, dan bukan firman Tuhan.

      Yesus Tuhan, Maryam juga Tuhan adalah hasil kesepakatan pengikut2 Yesus setelah kematian Yesus. Contoh: Keilahian/Ketuhanan yesus adalah hasil voting pada konsili Nicea. Adapun Aliran Kristen monoteisme kalah suara dalam konsili tersebut - source: https://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20120423225358AAmr83v#


      Think brother, before you talk. find the right resources, not only based on your own Opinion. Thank you :"D

      Untuk Pertanyaan yang lainnya, silahkan anda coba membacanya sendiri my brother and find the right resources, then we can discuss more detail about it, Thank you :"D

      Hapus
  3. Itu hanya pembelaan muslim yang hanya muslim KTP, dia tdk sadar bahwa islam yg sebenarnya yg memang mengajarkan kebencian thdp agama lain, kehidupan nabinya pun memperlihatkan demikian, hanya muslim plin plan lah yg sebut ayat2 diatas itu hanya berlaku pada saat itu, ayat itu justru berlaku global seperti yg terjadi di timur tengah sekarang, sangat bodoh ketika muslim mencoba membela ayat perang yg nyata2 vulgar dan mencoba menutupinya dgn dalil itu ayat utk saat itu, pertanyaannya: apakah sampai saat ini sudah tidak berlaku lagi? Sodorkan pernyataanmu kepada orang2 yg ahli dlm syariah islam, dan tengok apa kata mereka ttg hal tsb. Jgn blng ayat itu sudah tdk berlaku tp nyatanya di timur tengah sana islam murni mempraktekkannya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halloo Frans, Boleh kah saya mengetahui, Ayat Berapa dan Di Surat Yang Mana Yang Mengajarkan Kebencian Terhadap Agama Lain, yang tertera di AL-QUR'AN,

      AL-QUR'AN itu kitab sepanjang masa. Bukan hanya untuk "saat itu saja". Coba jelaskan ke saya, add akun sosmed saya di Mohammad Riski Borman II (Facebook), Twitter: @riskiborman , silahkan mention saya atau message supaya kita bisa mendiskusikan tentang ini brother, Makasih :"D

      Hapus
    2. Saya jg baru mengetahui baru2 ini mengenai agama Islam & sempet shock jg. Ternyata ajarannya sangat jauh berbeda (banyak yg bertolak belakang) dengan ajaran Nabi Isa (Yesus Kristus) apalagi tentang gambaran surga. Coba anda pelajari agama anda dengan hati dan logika. Cari sumber di google. Saya pun yakin anda akan kaget.
      Jawaban Yesus kepada orang2 saduki yg bertanya tentang perkawinan setelah kematian.

      Matius 22:29-30 “Kamu sesat, sebab kamu tidak mengerti Kitab Suci maupun kuasa Allah! Karena pada waktu kebangkitan orang tidak kawin dan tidak dikawinkan melainkan hidup seperti malaikat di sorga”

      Sedangkan dalam Islam masih ada pernikahan bahkan dengan bonus bidadari.
      “Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada dalam surga dan kenikmatan, mereka bersuka ria dengan apa yang diberikan kepada mereka oleh Tuhan mereka; dan Tuhan mereka memelihara mereka dari azab neraka. "Makan dan minumlah dengan enak sebagai balasan dari apa yang telah kamu kerjakan," mereka bertelekan di atas dipan-dipan berderetan dan Kami kawinkan mereka dengan bidadari-bidadari yang cantik bermata jeli” (Qs. 52:17-20).

      Matius 7:17-20 “Demikianlah setiap pohon yang baik menghasilkan buah yang baik, sedang pohon yang tidak baik menghasilkan buah yang tidak baik. Tidak mungkin pohon yang baik itu menghasilkan buah yang tidak baik, ataupun pohon yang tidak baik itu menghasilkan buah yang baik. Dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, pasti ditebang dan dibuang ke dalam api. Jadi dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka”

      Hapus
  4. Anda chek saja Qs 9.14....arti kafir sendiri bermakna sebagai agama diluar islam seperti nasrani, yahudi dsb.

    BalasHapus
  5. Anda chek saja Qs 9.14....arti kafir sendiri bermakna sebagai agama diluar islam seperti nasrani, yahudi dsb.

    BalasHapus
  6. q aa tiluu al la dz iina l aa yu / minuuna bi al l aa hi wal aa bi a lyawmi a l- aa Khiri wal aa hiu h arrimuuna m aa h arrama al l aa hu warasuuluhu wal aa yadiinuuna diina a l h aqqi mina al la dz iina uutuu a lkit aa ba h att aa yu 'th uu a ljizyata' an yadin wahum shaa ghiruun a
    [9:29] Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) kepada hari kemudian, dan mereka tidak mengharamkan apa yang diharamkan oleh Allah dan RasulNya dan tidak beragama dengan agama yang benar (agama Allah), (yaitu orang-orang) yang diberikan Al-Kitab kepada mereka, sampai mereka membayar jizyah 638 dengan patuh sedang mereka dalam keadaan tunduk.

    English: Fight those who do not believe in Allah, nor in the latter day, nor do they prohibit what Allah and His Apostle have prohibited, nor follow the religion of truth, out of those who have been given the Book, until they pay the tax in acknowledgment of superiority and they are in a state of subjection.

    BalasHapus
  7. Permisi,,,maaf semuanya... emg ada agama yg mengajarkan keburukan/kedzaliman? Sebenernya semua agama itu baik wahai saudaraku semua,dan 4 kitab "zabur,taurat,injil,al-qur'an" isinya mengajarkan kebaikan,,,hanya sja ada beberapa umat'a yg slah tafsir dan mengakui agama'a lah yg terbaik... sesungguh'a yg baik hanyalah tuhan!!! Jdi inti'a dah gk usah berdebat palagi saling menjelekan agama orang lain :) apa tuhan saudara" mencintai saudara jka saudara" msh sling menghina? #dosa
    Lakum dinukum waliyadiin artinya agamamu agamu,agamaku agamaku
    Jdi klo menurut yg umat kristen,kristen baik ya memang baik,dan menurut umat islam,islam baik ya memang baik... hindu budha pun sesungguh'a agama yg baik. Jdi pa yg prlu di perdebatkan lagi? Sling mnta mf dan segeralah mohon ampun kpd tuhan msg" :) utk muslim cpt"lah mandi junub,sholat taubat nd byk" istighfar
    maaf jika perkataan saya kurang sopan nd menyinggung kalian semua,,,krn manusia itu tmpt'a salah dan dosa...

    BalasHapus
  8. DEKLARASI PERANG PENEGAKKAN DINUL ISLAM
    DISELURUH DUNIA
    Bismillahir Rahmanir Rahiim
    Dengan Memohon Perlindungan dan Izin
    Kehadirat Allah Subhanahu Wa Ta'ala,
    Rabb Pemelihara dan Penguasa Manusia,
    Raja Manusia yang Berhak Disembah Manusia.
    Rabb Pemilik Tentara Langit dan Tentara Bumi


    Pada Hari Ini : Yaumul Jum'ah 6 Jumadil Akhir 1436H
    Markas Besar Angkatan Perang
    Khilafah Islam Ad Daulatul Islamiyah Melayu

    Mengeluarkan Pengumuman kepada
    1. Seluruh Ummat Islam (Bangsa Islam) yang hidup di benua Afrika
    2. Seluruh Ummat Islam (Bangsa Islam) yang hidup di benua Eropa
    3. Seluruh Ummat Islam (Bangsa Islam) yang hidup di benua Asia
    4. Seluruh Ummat Islam (Bangsa Islam) yang hidup di benua Asia Tenggara
    5. Seluruh Ummat Islam (Bangsa Islam) yang hidup di benua Amerika
    6. Seluruh Ummat Islam (Bangsa Islam) yang hidup di benua Australia
    7. Seluruh Ummat Islam (Bangsa Islam) yang hidup di Kutup Utara
    8. Seluruh Ummat Islam (Bangsa Islam) yang hidup di Kutup Selatan
    9. Seluruh Ummat Islam (Bangsa Islam) diseluruh Dunia

    PENGUMUMAN DEKLARASI PERANG SEMESTA
    Terhadap Seluruh Negara yang Tidak
    Menggunakan Hukum Berdasarkan Al-Qur'an dan As-Sunnah Rasulullah SAW.
    Perang Penegakkan Dinuel Islam ini Berlaku disemua Pelosok Dunia.

    MULAI HARI INI
    YAUMUL JUM'AH 6 JUMADIL AKHIR 1436H
    BERLAKULAH PERANG AGAMA
    BERLAKULAH PERANG DINUL ISLAM ATAS DINUL BATHIL
    BERLAKULAH HUKUM PERANG ISLAM DISELURUH DUNIA
    MEMBUNUH DAN TERBUNUH FISABILILLAH

    "Dan BUNUHLAH mereka di mana saja kamu jumpai mereka, dan USIRLAH mereka dari tempat mereka telah mengusir kamu (Mekah); dan fitnah itu lebih besar bahayanya dari pembunuhan, dan janganlah kamu memerangi mereka di Masjidil Haram, kecuali jika mereka memerangi kamu di tempat itu. Jika mereka memerangi kamu (di tempat itu), maka bunuhlah mereka. Demikanlah balasan bagi orang-orang kafir. Kemudian jika mereka berhenti (dari memusuhi kamu), maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Dan perangilah mereka itu, sehingga tidak ada fitnah lagi dan (sehingga) ketaatan itu hanya semata-mata untuk Allah. Jika mereka berhenti (dari memusuhi kamu), maka tidak ada permusuhan (lagi), kecuali terhadap orang-orang yang zalim.”
    (Q.S: al-Baqarah: 191-193).

    BUNUH SEMUA TENTARA , POLISI, INTELIJEN , MILISI SIPIL ,HAKIM DAN
    BUNUH SEMUA PEJABAT SIPIL Pemerintah Negara Yang Memerintah dengan Hukum Buatan Manusia (Negara Kufar).

    BUNUH SEMUA MEREKA-MEREKA MENDUKUNG NEGARA-NEGARA KUFAR DAN MELAKUKAN PERMUSUHAN TERHADAP ISLAM.
    JANGAN PERNAH RAGU MEMBUNUH MEREKA sebagaimana mereka tidak pernah ragu untuk MEMBUNUH, MENGANIAYA DAN MEMENJARAKAN UMMAT ISLAM YANG HANIF.

    INTAI, BUNUH DAN HANCURKAN Mereka ketika mereka sedang ada dirumah mereka jangan diberi kesempatan lagi.
    GUNAKAN SEMUA MACAM SENJATA YANG ADA DARI BOM SAMPAI RACUN YANG MEMATIKAN.

    JANGAN PERNAH TAKUT KEPADA MEREKA, KARENA MEREKA SUDAH SANGAT KETERLALUAN MENENTANG ALLAH AZZIZUJ JABBAR , MENGHINA RASULULLAH SAW, MENGHINA DAN MEMPERBUDAK UMMAT ISLAM.
    BIARKAN MEREKA MATI SEPERTI KELEDAI KARENA MEREKA ADALAH THOGUT DAN PENYEMBAH THOGUT

    HANCURKAN LULUHKAN SEMUA PENDUKUNG PEREKONOMIAN NEGARA-NEGARA KUFAR
    DARI HULU HINGGA HILIR

    HANYA SATU UNTUK KATA UNTUK BERHENTI PERANG,
    MEREKA MENYERAH DAN MENJADI KAFIR DZIMNI.
    DAN BERDIRINYA KHILAFAH ISLAM AD DAULATUL ISLAMIYAH.
    KHALIFAH IMAM MAHDI.

    Kemudian jika mereka berhenti dari memusuhi kamu, maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi
    Maha Penyayang.

    Dan perangilah mereka itu, sehingga tidak ada fitnah lagi dan sehingga ketaatan itu hanya semata-mata untuk Allah.
    Jika mereka berhenti (dari memusuhi kamu),
    maka tidak ada permusuhan (lagi),
    kecuali terhadap orang-orang yang zalim.
    Al-Baqarah : 192-193

    SAMPAIKAN PESAN INI KESELURUH DUNIA,
    KEPADA SEMUA ORANG YANG BELUM TAHU ATAU BELUM MENDENGAR

    MARKAS BESAR ANGKATAN PERANG
    KHILAFAH ISLAM AD DAULATUL ISLAMIYAH MELAYU
    PANGLIMA ANGKATAN PERANG PANJI HITAM
    Kolonel Militer Syuaib Bin Sholeh

    BalasHapus
  9. Saya sangat kecewa dengan ayat2 alquran tentang jihad dan memilih pemimpin harus muslim.
    1 tentang jihad
    Mengapa mereka berperang dengan alasan membela islam.. apakah Allah sebegitu lemah nya hingga harus di bela oleh manusia ciptaan nya sendiri? Dia itu Allah maha pencipta, bumi ini hanya seperti upil dihadapan Nya
    Saya yakin ayat ttg jihad di alquran itu hanya karangan beberapa pihak pada masa itu. Tidak mungkin Allah menyuruh umat yg di cintai Nya(islam) membunuh hanya untuk membela Dia.. dan terlihat pula di alquran betapa bencinya Allah pada orang kafir. dan pernah aku baca bahwa Allah hanya memberikan hidayah pada org yg di kehendaki Nya.
    Allah terkesan pilih kasih di dalam alquran. sehingga Allah di alquran tidak pantas di sebut Maha Penyayang, Maha Suci, Maha Adil.

    BalasHapus
  10. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus